Aku ingin pulang
Kembali ke ranah kedamaian.
Dimana susu tidak tercecer sia-sia
Kicua mentari terasa hangat,
menjalari kelu yang enggan beranjak
Para angin bersahutan,
Bertukar cerita dalam bahagia
Aku ingin pulang.
Menjauhi bumi yang sesak kepahitan
Dimana lelehan air mata saling berlomba, paling anggun yang berkuasa
Materi dipertuanagungkan, disembah,
terbasuh berbagai peluh tiap hati
Gelak tawa adalah komersil yang diperjual belikan
Aku ingin pulang.
Sekarang.
9 feb 2012
No comments:
Post a Comment