Derak memori lambungkan lagi segala angan masa lalu
Masa ketika aku dan kamu masih bertajukkan kita.
Kita melakonkan canda tawa, isak haru, tangis pilu, angkara murka
Sandiwarakan asmara dalam berbagai posisi bercinta
Ah, airmata pun tak ingin tertinggal acara,
ia ramaikan lamunan syahdu ini.
Lamunan syahdu tentang kita...
9 desember 2012
Me-ra-wak (v) mengawur, tidak merata; mengacak;~ rambang mengerjakan sesuatu tanpa memperhitungkan terlebih dahulu tujuan atau sasarannya; mengawur. Ram-bang (a) 1 tidak tetap hati (tujuan); ragu-ragu; 2 seadanya saja; acak.
Monday, December 10, 2012
Petang
Kasihan Rembulan.
Telah berjuta huruf yang ku lontar, mengadu padanya
Berjuta huruf, tentang kamu
Rembulan nampak di dera letih, di dera muak
Mengapa tak kunjung jera kau rindukan ia, tanya Rembulan
Bisa apa aku, Rembulan?
Bisa apa aku tanpa mahligai pilu rindu tak bertuan?
Bisa apa aku tanpa seruntai asa tak berujung tentangnya?
Sebut aku dungu
Sebut aku lucu
Peduli pun aku tak pernah bisa!
Telah berjuta huruf yang ku lontar, mengadu padanya
Berjuta huruf, tentang kamu
Rembulan nampak di dera letih, di dera muak
Mengapa tak kunjung jera kau rindukan ia, tanya Rembulan
Bisa apa aku, Rembulan?
Bisa apa aku tanpa mahligai pilu rindu tak bertuan?
Bisa apa aku tanpa seruntai asa tak berujung tentangnya?
Sebut aku dungu
Sebut aku lucu
Peduli pun aku tak pernah bisa!
9 desember 2012
Tuan Puan
Mungkinkah rindu mu bertuan sekarang?
Telah teretas beribu hari tanpa aku atau kamu.
Namun puan tetap saja,
selonjoran dengan hati riang dalam lerung rindu
9 desember 2012
Telah teretas beribu hari tanpa aku atau kamu.
Namun puan tetap saja,
selonjoran dengan hati riang dalam lerung rindu
9 desember 2012
Subscribe to:
Comments (Atom)